Postingan

Destiny

Kita memiliki beragam agama suku bangsa, bahasa, flora dan fauna. Kadang ada beberapa orang tak bisa melanjutkan hubungannya karena perbedaan masalah suku, agama, tradisi lokal untuk mematuhi segala norma-norma yang telah ada di masyarakat, entah norma agama, norma sosial.  Kadang ada sebagian masyarakat dan daerah tertentu, menetapkan dalam pernikahan mensyaratkan untuk masuk suku ini, ndak boleh sama suku itu, ataupun yang lain. Aku tak mengatakan suku, agamaku paling benar, aku juga tidak mengatakan agamamu, sukumu tidak baik. . Jika dihadapkan dengan sepertu itu, atau ditempatkan di posisi tersebut, mungkin aku juga bingung harus bagaimana? Disisi  lain bukan tak mau, karena aku egois. Tapi yang ku fikirkan jika kelak aku menikah dengan syarat seperti itu. Ku kasihan pada keturunanku kelak, karena jatuh cinta, tak mengenal syarat, bisa jatuh cinta ke siapapun diluar suku, agama, negara. Ku hanya tak mau keturunanku kelak, juga ikut merasakan seperti bapak ibuknya. Jika...

Malam Yang Riuh

Gambar
Ku tulis ini, 29 November 2018. Langit telah pekat, suara-suara yang tak selalu ku dengar setiap malam, kini mulai terdengar lagi, suara kodok dan juga suara jangkrik yang bersahut-sahutan menimbulkan irama yang membuat hati rindu akan pedesaan. Iya aku lebih menyukai suara ini daripada suara deru mesin. Hari ini H-8,  menuju salah satu hari special, bagaimana tidak ?  menunggu momen ini membutuhkan waktu yang sangat lama sekali, ribuan hari ! Aku harus melewati masa kanak-kanak yang suka mewarnai, bermain game, tebak-tebakan, menyanyi,  masa merah putih, masa biru putih, dan masa abu abu. Dan masa penuh warna, bagaimana tidak, sekolah sudah tidak lagi pakai seragam. Kamu bebas pakai baju warna apa saja, yang penting tak bikini, ataupun hotpen atau tank top . Yang pasti kau harus berpakain syar'i . . . Demi hari special ini. Laki-laki yang mengorbankan seluruh hidupnya untukku, besok tanggal 30 November akan melakukan perjalanan jauh, harus melewati lintas negara, ...

Mendidik Rasa

Kita akan melalui musim-musim yang berbeda, akan melalui senja-senja  untuk tetap sama. Akankah semau perjalanan berakhir bahagia atau nestapa? Hingga semua yang kita pendam, akan melahirkan rasa yang membara atau bahkan padam ? Semoga bukan hanya salah satu kaki yang bertahan,  agar segala  langkah yang dituju tidak berakhir di angan-angan. Seharusnya tahu tanpa  berucap bahwa tak benar-benar mampu  terjeda. Namun ada beberapa hal yang diluar kuasa manusia.  Dan sudah seharusnya kita melatih diri menjadi lebih kuat. Sedari awal sebelum melangkah  paham resiko apa yang harus dihadapi. Hal-hal yang mungkin tak  semua bisa melakukannya. Kita bukan sepasang manusia yang saling mengenal dalam hitungan purnama. Tak ada saling tatap, tak ada suara di penghujung telfon,  bahkan melihat namamu saja dinotifikasiku tak ada. Kamu sibuk dengan pekerjaanmu dan egomu. Dan aku terlalu sibuk dengan kegiatanku dan egoku. Kita dua manusia yang sama-sama taku...

Sulitkah menjaga ?

Membangun, Menjaga dan Mengakhiri dari tiga kata diatas bagiku yang sulit dilakukan adalah "menjaga". Karena dalam hal apapun menjaga lebih terasa sulit. . . Hari ini Senin 16 Juni 2018, tepat lebaran hari ke 5. Diumur 22 tahun lebih 3 bulan 14 hari. Disudut kota Nganjuk  Aku masih pergi "ngopi" dengan teman-teman smpku. Walau pada akhirnya yang dipesan bukan secangkir kopi, melainkan beberapa gelas es milo, milo anget, es jus, es susu, es teh, kentang goreng, 10 tusuk sempol, sepaket nasi dan ayam geprek. Tapi tetap kebanyakan menyebutnya "ngopi". Diumur yang dikatakan sudah bukan remaja, dan sudah baligh. Aku masih belum pandai menjaga pergaulanku dengan lawan jenisku. Aku masih sering keluar ngopi bareng. . . Maafkan untuk "teman hidup" kelak. Maafkan aku sering meminta kepadaNya untuk diberikan seorang imam yang tutur katanya lemah lembut, menjaga pergaulannya dengan akhwat. Tapi diriku sendiri masih sering ketawa cekikian dengan t...

Bersua

Gambar
Tiga purnama berlalu Disudut kota kududuk berdua dengan sosok yang tak asing dipelupuk mata Yang asing hanyalah cerita kita . Ku pesan cappucino hangat,sehangat senyumnya. Lantas ku bersorak merayakan sua Kali ini ku memesan secawan rindu Dan yang ku dapati dingin tak berujung temu . Ditemani suara yang berirama panjang Ku kira mereka menghiburku dengan senandung Ternyata mengisi hati yang lama tak datang Dan membawa kenang pada pengingat ulung. . Bagai tertusuk belati Saat kenangan menggrogoti Senyap namun riuh di jantung hati Sesak namun tetap kunikmati . Masih pantaskah aku berkelana Dalam rimba penuh tanda tanya Tanpa aksara yang tak bisa kau eja Yang tak perlu kau terka . Selepas perpisahan Dua orang berkompetisi dalam hal melupakan Siapapun yang menang Saat itulah kita benar-benar hilang . Memang salah Melatakkan bayang begitu dalam celah hati yang rapuh Menahan yang tak mungkin dimiliki secara utuh Tak rela ego melepaa, hingga terjatuh . Anda...

Asmara diumur 20'an

Dulu di umur belasan tahun kamu mencari pasangan dengan kriteria sesempurna mungkin dan fisik harus oke.  Di umur belasan tahun pacaran sana sini,  putus sini,  cari sana.  Waktu smp-sma diajak main ke rumahnya tentunya dengan teman yang lainnya bahagia gitu mengerti ibu bapaknya, adik,  kakaknya. Tapi ketika kamu berumur 20an,  rasanya mau pacaran saja takut,  diumur 20an ingin dengan satu orang tapi kadang banyak terhalang RAS,  adat istiadat,  wilayah dan lain sebagainnya. Kamu akan takut memilih pasangan,  dan memikirkanya ratusan kali,  sering terjadi pergolakann difikiran "bagaimanakah dengan ibunya, apakah dia menyukaiku?", " bagaimanakah dengan saudara iparku apakah dia menyukaiku,  menerimaku sebagai saudaranya juga?, bagaimanakah dengan sifatku apa dia menerima, apakah dia mau merawat orangtuaku kelak" dan kamupun enggan datang kerumahnya karena takut. . . Di umur 20an kamu biasanya akan sering mengambil keputus...

Yang Perlu Diketahui Sebelum Menikahi Anak Tunggal

Bagaimana sih rasanya menikahi anak semata wayang? Mungkin ada beberapa diantara kita yang bertanya-tanya seperti itu.  Saya ingin sedikit menggambarkan suka-duka menikahi anak semata wayang. Mudah-mudahan beberapa cerita yang saya bagikan bisa menjadi contekan bagi para remaja di luar sana yang sedang menjajaki untuk menikah dengan anak tunggal.  ⏹PENJAJAKAN LEBIH SIMPEL  Saat calon mertua sudah setuju dan menerima kita sebagai calon pasangan sang anak, umumnya proses penjajakan cenderung lebih lancar. Hal tersebut dikarenakan kita tidak perlu usaha ekstra untuk menyenangkan calon kakak/adik ipar. Apalagi membawakan mereka hadiah menarik, atau pura-pura bermuka manis saat membahas topik tertentu yang tidak kita sukai. Kita cukup cari muka sama calon mertua, selesai. ⏹POTENSI FRIKSI LEBIH RENDAH  Memiliki calon pasangan yang tidak memiliki saudara kandung juga dapat menekan potensi gesekan dengan keluarga pasangan. Apalagi karena calon mertua han...